Akhirnya,
tibalah hari dimana kau kembali menjadi sosok yang baru. Kau hebat kata itu kau
sampaikan pada dirimu sendiri karena hatimu yang merajai logikamu selama
beberapa masa berhasil ditaklukan oleh logika yang kembali bangkit pasca tidur
panjang. Langkah pertama dari kebangkitan logikamu adalah benar-benar mengosongkan
semua jeratan tajam atas belenggu yang kau ciptakan dengan kenangan dan mungkin
juga angan-angan semu yang kesemuanya kau ciptakan sendiri. Kau harus lalui itu
agar tersterilkan hatimu dari virus masa lalu. Mensterilakan hati adalah
langkah yang pasti susah, tergopoh-gopoh, pontang-panting, jatuh kemudian
bangkit, tersungkur kemudian menangis, gelisah kemudian bersedih tapi ingat
semua demi kebaikanmu, semua demi kebahagianmu, semua demi masa depanmu. Jika
kau memaksakan dirimu terjerat dalam bayang masa lalu maka jadilah kau makhluk
yang merugi tiada berdedikasi atas dirimu sendiri. Lama sudah masa yang dipakai
untuk mensterilkan hati akhirnya teciptalah sebuah kestabilan hati dan emosi
yang lebih baik dibandingkan sebelum-sebelumnya.
Keseimbangan
itu kemudian kau jadikan awal untuk terus menata, kembali memupuk kebersihan
dan kejernihan hati serta logikamu yang hampir saja karam seperti kapal diujung
teluk. Keseimbangan itu berhasil terus seperti itu, monoton adanya. Kau hanya
bersama dirimu dan dirimu. Kau ciptakan zona nyaman yang sukai atas dirimu
sehingga jika tidak gerak cepat zona ini akan menyulitkanmu untuk membuka ruang
bagi sosok yang baru. Perkara membuka sedikit ruang ditengah hati yang kosong
selepas kisah kelam masa lalu bukan hanya perkara kau masih terbelunggu dengan
kenangannya serta dirinya tetapi juga perkara kau menciptakan kenyaman hanya
untukmu semata. Kenyamanan itu terlalu lama kau rasakan sehingga tanpa kau
sadari kau gembokan hatimu dengan sosok yang lain karena rasa trauma pernah
disakiti. Jika, kau tidak merasa demikian berarti selamat kau benar-benar sosok
yang hebat. Berdedikasi atas dirimu, bertanggung jawab atas hatimu, dan berguna
untuk cintamu. Tapi, ini tidak terjadi padamu. Sayang !
Komentar
Posting Komentar