Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

IGAUANMU

Langit malam ini sepi sekali Bintang-bintang seperti enggan memamerkan kecantikannya Bulan pun seakan malu-malu menerangi bumi Sedang aku yang saban hari tidak pernah mengamati dan penuh acuh malah mencari mereka ketika sembunyi Tapi, kalau dipikir lagi sesuatu itu akan dicari saat sudah benar-benar pergi bukan ? Kejadian ini dianggap biasa tetapi selalu menyakitkan, Tentu! Ku harap kamu atau kalian tidak pernah menyia-nyiakan apapun yang sedang dalam genggaman ya. Ingat, kamu punya cahaya sendiri untuk gelapnya hidupmu. Sedang, orang lain hanya menjadi penikmat apa yang kamu punya.   Besar dari pada mereka pun tidak paham apa-apa dengan semua yang tengah kau genggam. Jadi, genggam erat saja. Jangan juga dipaksakan. Jika yang digenggam ingin melepaskan genggaman. Kamu berilah ruang. Entah untuk istirahat atau untuk pergi meninggalkan. Walau perpisahan itu awalnya menyakitkan tetapi selalu saja adanya mekaran bunga yang terlihat pasca belasan, puluha...

REVIEW BUKU #1

Judul                             : “SMART MUSLIMAH (Jadi Muslimah Harus Pintar) ” Karya                            :   Dewi Ahmad Zarkasi dan Dian D. Anisa Penerbit                       : MUEZZA Tahun Terbit                : 2017 Jumlah halaman         : 284                         Buku SMART MUSLIMAH memiliki penampilan cukup menarik. Jika hanya dilihat dari sampul bukunya akan muncul asumsi bahwa buku ini seakan dikhusukan untuk pembaca dari karangan remaja perempuan. Hal ini karena cover depan buku ini menggambarkan seorang perempuan remaja yang sedang bediri memgang buku. Selain itu, penggunaan warna merah muda ...

(6) Bagian 2 – Mulailah

Setelah sah menjadi anak rantau yang harus kamu lakukan adalah memulai segalanya. Iya, tentu saja! Dari mulai sadar bahwa kamu harus bertanggungjawab atas dirimu di tanah rantau. Juga bertanggungjawab atas nama keluargamu di tanah rantau. Tidak bermaksud menakuti, tapi ini adalah kenyatannya. Menjadi perantau harus memulai segala sesuatu. Mulai mencari tempat tinggal. Mulai menyiapkan makanan sendiri. Mula mencuci baju sendiri. Mulai menyetrika baju sendiri. Mulai mendisiplinkan diri sendiri. Harus mulai mandiri. Jangan malas. Jangan manja. Kamu harus kuat, buktikan kepada keduanya bahwa mereka tidak salah mengirimkan dirimu hingga sejauh ini, untuk masa yang cukup lama. Mulailah mandiri dan disiplin. Kita tidak bisa hidup bergantung terhadap orang lain. Masing-masing dari mereka pun punya kepentingan. Ingat, jangan sampa menyusahkan orang lain. Setelah selesai dengan diri sendiri. Mulailah bangun hubungan dengan orang lain. Jadilah pribadi yang santun dan tidak sombong. In...

(5) Bagian 1- Pergilah

Terlahir dalam sebuah lingkungan yang penuh kenyamanan adalah impian bagi setiap orang. Aku, kamu dan kita tentu memiliki keinginan untuk hidup dalam suasana keluarga yang harmonis. Keharmonisan keluarga selalu memberikan rasa nyaman, rasa aman dan tentu rasa memiliki yang tidak dapat dijelaskan hanya dengan kata-kata. Walaupun rasa cinta dan sayang yang tumbuh subur diantara anggota keluarga, pertengkaran pasti selalu ada. Perselisihan tidak mungkin dapat dihindari. Bukankah resiko dalam berkehidupan sosial adalah seperti itu bukan? Jadi, tidak apa-apa kalau dalam keluarga tidak jarang “ramai”. Itu artinya masing-masing anggotanya punya rasa peduli. Peduli merupakan bukti cinta yang paling tulus. Ketulusan cinta terhadap keluarga tidak jarang semakin kuat saat kita hidup berjarak. Jarak yang muncul antara kita dan mereka hadir bisa karena beberapa alasan. Apapun alasan yang membuat kita berjarak dengan keluarga, semoga kita tidak benar-benar berjarak ya. Sebagai seseoran...